V I S I

Menyiapkan insan yang sholeh-akrom.
Mencetak Santri yang mumpuni di bidang IPTEK dan IMTAQ.
Membangun Sistem Pesantren Salaf Moderen

M I S I
Menyelenggaraka pendidikan tahfidz Al-Quran yang menguasai ilmu-ilmu Al-Qur’an;
Menyelenggarakan pembelajaran yang dinamis dan kreatif;
Membekali santri dengan ilmu pengetahuan, kemandirian, hidup bermasyarakat dan kepemimpinan;
Menanamkan Dasa Jiwa Santri atau nilai-nilai dasar kesantrian sholih dan akrom.
Menyelenggarakan sistem pendidikan pesantren yang moderen dengan tetap mempertahankan tradisi-tradisi pendidikan salaf.

DASA JIWA SANTRI (NILAI SHOLEH AKROM)

Dasa Jiwa Santri adalah nilai-nilai yang diajarkan oleh para ulama dan pesantren-pesantren di desa Kajen. Nilai-nilai tersebut juga disebut sikap Sholeh dan Akrom. Nilai-nilai tersebut merupakan tujuan utama dari pendidikan di PMH AlKautsar dalam rangka menyiapkan kader yang mempunyai karakter berikut:

1. Al-Ikhlash yaitu melaksanakan ketaatan semata-mata karena Allah, membersihkan setiap amal dari dari benih-benih riyak dan syirik dan melupakan pandangan makhluk, dengan selalu melihat kepada Allah;

2. As-Shabru (sabar) yaitu sikap tabah dan sabar menjalankan ketaatan, meninggalkan kemaksiatan dam dalam menerima cobaan. Santri harus tahan banting dalam berjuang dan menegakkan dan menyebarkan kebanaran;

3. Al Khirs dapat dimaknai sebagai kecintaan dan keingintahuan terhadap ilmu dan pengetahuan yang tinggi sehingga menjadi motivasi belajar yang tidak terkikis waktu dan usia. Insan yang khirs akan melakukan segala cara demi mendapatkan ilmu yang sedang dipelajari;

4. Al-Alhalqul Karimah, yaitu pandai bergaul dengan akhlaq yang mulia seperti yang diajarkan Rasulullah saw, yaitu mempunyai sifat sidig (jujur) amanah, tabligh dan fathonah (cerdik) sehingga pandai menyesuaikan diri di masyarakat dan menjadi agen perubahan di masyarakat;

5. Al-Tawadlu'(rendah hati) – Sifat sederhana dan kerendah-hatian dalam konteks hubungan sosial yang diejawantahkan dalam bentuk kesantunan dan kebersahajaan dalam bertutur dan bertindak.

6. Al-Istiqamah, baik dalam bentuk kepatuhan terhadap aturan, komitmen dan konsensus maupun bentuk yang lain seperti disiplin dalam segala aspek penghargaan terhadap waktu dan ketaatan memenuhi tanggung jawab yang diemban;

7. Al-Uswah al-Hasanah (keteladanan), mampu membawa prinsip utama dalam keteladanan yang baik, santri dituntut menjadi role model teladan bagi msayarakat, dan orang lain, siap memimpin sekaligus bersedia dipimpin;

8. AL-Zuhdu, yaitu tidak hanya berorientasi pada materi dan keduniawian;

9. Al-Mujahadah bersungguh-sungguh dalam segala hal, baik pada urusan dunia maupun akhirat;

10. At-Tabarruk senantiasa mencari barokah dalam semua tindakannya. Barokah maknanya kebaikan yang melimpah ruah yang tetap dan berkelanjutan pada kenikmatan yang diberikan oleh Allah kepada hambaNya.