Pesantren Mathali’ul Huda  (PMH) Al Kautsar Putra-Putri
Kajen – Margoyoso – Pati, Jawa  Tengah Indonesia

SEJARAH

Pesantren Mathali’ul Huda (PMH) Al Kautsar Putra-Putri yang berpusat di desa Kajen, kecamatan Margoyoso, kabupaten Pati, terletak 18 km sebelah utara kota Pati, + 500 m sebelah barat komplek makam Waliyullah Syaikh Ahmad Mutamakkin dan bangunan pondok terletak yang bersebelahan atau di sekeliling dengan makam Hadlrotusy Syaikh KH. Abdullah Zein bin Abdussalam bin Abdullah, Istri beliau Mbah Aisyah dan putra beliau K.H. Ahmad Nafi’ Abdillah.

Berangkat dari wasiat keilmuan sang ayahanda Hadlrotusy Syaikh K.H. Abdullah Zain Salam bahwa “ilmu harus terus diamalkan dan disebarkan”, K.H. Ahmad Zacky Fuad Abdillah mulai merintis pesantren sendiri sekitar tahun 1997 dimulai dengan menerima beberapa pesantren putri untuk tinggal di kediaman beliau. Ketika peletakan batu pertama pembangunan pesantren, K.H. Abdullah berpesan bahwa tanah ini dulunya adalah tempat Mbah Abdullah Sepuh, artinya adalah salah satu pusat rintisan keilmuan di Kajen. Lambat laun jumlah santri semakin banyak sehingga akhirnya diresmikan menjadi sebuah pesantren dengan nama Mathaliul Huda Al-Kautsar yang disingkat PMH Alkautsar.

Mathali’ul Huda diambil dari nama pesantren ayahanda beliau yang artinya sumber-sumber munculnya petunjuk. Alkautsar adalah kata tambahan untuk membedakan bahwa pesantren ini adalah turunan atau kelanjutan dari pesantren yang dirintis K.H. Abdullah Zain Salam. Alkautsar artinya kebaikan yang melimpah ruah di dunia da akhirat, atau juga sebutan untuk salah satu sungai yang ada di dalam sorga.

Tahun 1999 mulai banyak santri putra yang menetap dan belajari di pesantren PMH Alkautsar sehingga berdirilah pesantren putra.

Pada awalnya, latar PMH Al Kautsar adalah pesantren berbasis tahfidz, yang merupakan salah satu penerus dari Pesantren Mathali’ul Huda (PMH) Pusat yang didirikan Hadlrotusy Syaikh Abdullah Salam (kini diasuh oleh H. Muhammad Abbad bin H. Ahmad Nafi’ Abdillah). Oleh karena itu kebanyakan santrinya adalah dari pelajar yang fokus pada tahfidz dan tidak mengikuti pendidikan formal. Namun perkembangannya mulai banyak juga santri yang ingin mondok di PMH Alkautsar sambil belajar di madrasah-madrasah formal seperti Perguruan Islam Mataliul Falah (PIM) yang merupakan madrasah tertua di Kajen dan madrasah-madrasah lainnya di sekitar Kajen.

K.H. Ahmad Zacky Fuad Abdillah merasa gelisah mengamati santri-santri ngaji (sebutan untuk santri yang tidak ikut di madrasah formal) yang semakin bertambah. Maka beliau menginisiasi pendidikan Madrasah Diniyah dan pendidikan-pendidikan paket, seperti paket A untuk Ula, Paket B untuk Wustho dan Paket C untuk Ulya agar santri-santri yang hanya ngaji tersebut juga nantinya mempunyai ijazah formal ketika tamat dari pesantren.

Tahun 2009, KH. Ahmad Zacky Fuad Abdillah menginisiasi pendirian SMK Cordova di lingkungan PMH Alkautsar dengan visi ingin menyiapkan santri yang tidak hanya hafal al-Qur’an dan memahami agama dengan baik, tetapi juga siap menembus pasar kerja dan dunia keilmuan moderen.

Pengembangan pendidikan di PMH Al Kautsar terus dilakukan. Mulai tahun 2018 PMH Al-Kautsar mendirikan Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Tahfidz semua jenjang, yaitu meliputi jenjang Ula, Wutho, Ulya dan dilanjut Ma’had Aly fi Uluumil Qur’an untuk jenjang Strata1.

PROGAM HARIAN

  • Program (Pendidikan Diniyah Formal) Ula Tahfidz Al Qur’an (setingkat MI)
  • Program (Pendidikan Diniyah Formal) Wustha Tahfidz Al Qur’an (setingkat MTs )
  • Program PDF (Pendidikan Diniyah Formal) tingkat Ulya Tahfidz Al Qur’an( setingkat  SMA )
  • Program Ma’had Aly fi Uluumil Qur’an.
  • Mondok dan Sekolah di Perguruan Islam Mathaliul Falah (PIM)
  • Mondok dan SMK berbasis pesantren (SMK Cordova)

 

EXTRAKURIKULER

  • Khitobah
  • Pelatihan Jurnalistik
  • Rebana
  • Pengajian Kitab
  • Ziarah
  • Ubudiyah
  • Pelatihan – Pelatihan