Pesantren Mathali’ul Huda Al-Kautsar, Pati mengadakan One Day Training on Journalism untuk awak media pesantren “Mihrab Cordova” pada Jumat (26/7) di Gedung PDF PMH Al-Kautsar Training tersebut menghadirkan M. Sofyan Alnashr dan Arwani dari LTN NU Cabang Pati sebagai trainer. Training ditujukan untuk memperluas wawasan tentang media online dan memperkuat kemampuan santri di bidang jurnalistik dan tatakelola media.

Acara training dibuka dengan materi pengantar oleh Muhammad Niam Sutaman, pembantu pengasuh PMH Al-Kautsar Bidang Manajemen. Dalam sambutannya  Niam mengupas ayat 39 surah al-Hajj yang memberikan izin kepada kaum muslimin yang teraniaya untuk membela diri. Ayat tersebut meskipun para ulama menafsirkannya dengan menyerang balik secara fisik, namun dalam konteks kekinian pembelaan diri tersebut bisa tafsirkan dengan menggunakan kekuatan media. Kekuatan media tidak kalah dahsyatnya dengan kekuatan senjata, imbuhnya. “Kemampuan jurnalistik saat ini adalah senjata ampuh dalam perang media yang ada di masyarakat”, tegas sosok yang juga menjadi ketua Laziznu Pati.

Selanjutnya materi jurnalistik diawali dengan materi tehnik reportase dan wawancara  oleh Muhamad Sofyan Nasr dari LTN NU Pati. “Santri harus memiliki kemampuan jurnalistik supaya mampu mengolah berita dengan baik dan menyebarkannya kepada masyarakat”, ucap Sofyan di tengah-tengah training. Ia menambahkan bahwa kemampuan jurnalistik terlihat sepele namun tidak sembarang orang mampu melakukannya. Dalam menulis berita, “Setidaknya memenuhi unsur 5W+1H yang tersusun baik dan menarik”, jelasnya.

Kemudian sesi kedua training dilanjutkan dengan materi manajemen redaksional dan praktik penerbitan produk jurnalistik, disampaikan oleh Ketua LTN NU Pati Muhammad Arwani. Santri harus mengerti tata kelola media termasuk bagaimana seluk beluk mengelola website, tegasnya. Perkembangan teknologi media sedemikian cepat dengan ditandai tergesernya media cetak ke media elektronik mengharuskan santri harus banyak belajar ilmu-ilmu permediaan supaya mampu mengejar perkembangan, imbuhnya.

Training yang diikuti 20 santri awak media PMH Al-Kautsar, Pati berjalan hangat. Santri-santri nampak mengikuti dengan antusias. Ketua PMH Alkautsa Ahmad Fanani menyampaikan bahwa penguatan kemampuan jurnalistik ini merupakan instruksi Pegasuh PMH Alkautsar KH. Ahmad Zacky Fuad Abdillah. Kiyai muda Pengasuh Pondok Tahfidz Moderen ini memang dikenal sangat serius memberikan pehatian pada pembekalan skill moderen para santri, pungkasnya.