Pati, NU Online
Salah satu kegiatan inti peringatan haul KH Abdullah Salam (Mbah Dullah) yaitu khataman Al-Qur’an bil ghaib dan bin nadhar. Kegiatan dilangsungkan di Masjid Ummul Qura, Pesantren Mathaliul Huda al-Kautsar Kajen, Margoyoso, Pati, Jawa Tengah, Selasa ‎(8/5).
Untuk khataman bil ghaib diikuti sebanyak 15 alumni yang masing-masing mengkhatamkan satu kali hataman. Sedangkan untuk khataman bin nadhar diikuti sebanyak 270  santri non tahfidz, sebanyak dua kali khataman yang masing-saing santri membaca dua juz.
Acara khataman ditutup dengan kegiatan ijazaah umum yang diberikan oleh KH Ahmad Zacky Fuad Abdillah. Ijazah umum yang diberikan kepada para santri tahun ini adalah Hizib Nawawi dan Surat al-Waqiah.
“Santri hendaknya melakukan wirid harian berupa Surah al-Qaqiah sebanyak tiga kali setelah shalat Asar dan membaca satu kali Hizib Nawawi pada malam hari,” kata KH Ahmad Zacky Fuad Abdillah.
Dalam pandangannya, kondisi saat ini menuntut para santri agar memagari diri dengan amalan rutin yang dulu diamalkan para ulama dan wali Allah. “Para santri juga harus merapatkan barisan, bahu membahu mempertahankan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama’ah,” pesannya.
Ada pesan khusus yang disampaikan kepada santri yang telah meninggalkan pondok. “Harus tetap menjadi santri selamanya, yaitu dengan tetap bersikap sebagai santri,” ungkapnya.
Perkembangan ideologi yang demikian deras harus disikapi dengan mempererat silaturahim. “Para alumni pesantren harus sering bertemu agar bisa saling mengingatkan khususnya dalam rangka membendung ideologi yang tidak cocok dengan ajaran Ahlussunnah Wal Jama’ah,” tambah kiai muda yang juga putra KH Abdullah Zain Salam ini.
Haul KH Abdullah Zain Salam atau yang sering disebut Mbah Dullah dimeriahkan dengan berbagai kegiatan. Mulai dari pelayanan kesehatan gratis di SMK Cordova, temu alumni, khatmil Qur’an dan ijazah umum. Acara puncak haul diisi tahlil umum di kediaman peninggalan KH Abdullah Zain Salam yang dilaksanakan hari ini.
KH Abdullah Zain Salam merupakan paman KH Sahal Mahfudh adalah salah seorang ulama besar desa Kajen. Mbah Dullah, sapaan akrabnya meninggal 25 Sya’ban 1422 bertepatan 11 November 2001. Dakwah dan pengajiannya telah melahirkan banyak ulama termasuk KH Sahal Mahfud.
KH Abdullah Zen Salam dikenal dengan prinsipnya yang tegas, baik posisinya sebagai imam di keluarganya maupun sebagai figure di sekolah dan masyarakat. Perjuangannya dilanjutkan putra termuda, KH Ahmad Zacky Fuad Abdillah lewat Pesantren Mathaliul Huda Al-Kautsar yang mengelola tahfidz, madrasah, pendidikan diniyah formal dan SMK Cordova. (Niam Sutaman/Ibnu Nawawi)